Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Sinergi Data Pemilih, KPU Sekadau Sambangi Kantor Bawaslu Terkait PDPB Triwulan I

Koordinasi Ke Bawaslu

SEKADAU – Dalam rangka menjaga akurasi dan kualitas daftar pemilih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sekadau melakukan kunjungan koordinasi ke Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sekadau pada Selasa, 24 Februari 2026. Kunjungan ini berfokus pada sinkronisasi hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) untuk periode Triwulan I Tahun 2026.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi wadah bagi kedua lembaga penyelenggara pemilu untuk saling bertukar informasi mengenai dinamika kependudukan yang terjadi di Kabupaten Sekadau selama tiga bulan terakhir.

Fokus Koordinasi

Dalam pertemuan tersebut, terdapat beberapa poin krusial yang dibahas, antara lain:

  • Penyelarasan Data TMS: Memastikan data pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) seperti penduduk yang meninggal dunia atau pindah domisili telah dicoret dari daftar.
  • Akomodasi Pemilih Baru: Pendataan warga yang memasuki usia 17 tahun maupun purnawirawan TNI/Polri agar segera masuk ke dalam sistem.
  • Tindak Lanjut Hasil Pengawasan: Pembahasan saran perbaikan yang sebelumnya telah disampaikan Bawaslu saat pengawasan melekat di lapangan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sekadau menyambut baik inisiatif koordinasi ini. Ia menegaskan bahwa sinkronisasi sejak dini sangat penting untuk mencegah terjadinya kegaduhan data di kemudian hari.

"Koordinasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah krusial untuk memastikan setiap warga negara yang memiliki hak pilih di Kabupaten Sekadau benar-benar terdata dengan akurat dan akuntabel," ungkapnya.

Di sisi lain, perwakilan KPU Sekadau menyampaikan apresiasi atas pengawasan proaktif yang dilakukan Bawaslu. Sinergi ini diharapkan dapat menghasilkan data pemilih yang lebih bersih dan valid sebelum memasuki tahapan pemilu atau pemilihan berikutnya.

Melalui pertemuan ini, kedua lembaga sepakat untuk terus meningkatkan komunikasi intensif, terutama dalam menghadapi tantangan geografis dan administrasi kependudukan di wilayah Bumi Lawang Kuari demi terciptanya proses demokrasi yang berkualitas.